Bayi panda raksasa ketiga yang lahir di Malaysia diberi nama Sheng Yi

Kuala Lumpur (CakrawalaRafflesia) – Bayi panda raksasa ketiga yang dibiakkan secara lokal dan lahir pada Mei tahun lalu di Malaysia secara resmi diberi nama Sheng Yi yang berarti “damai dan persahabatan”. Nama tersebut juga menunjukkan keinginan pemerintah Malaysia dalam memperkuat hubungan diplomatiknya dengan China, menurut sebuah rilis pers Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Malaysia … Baca Selengkapnya

Pusat gempa Samudra Hindia Rabu malam berdekatan dengan gempa 2016

Jakarta (CakrawalaRafflesia) – Episenter atau pusat gempa yang terjadi di Samudra Hindia pada Rabu (25/5) malam pukul 22.05 WIB berkekuatan magnitudo 5,9 berdekatan dengan pusat gempa pada 2 Maret 2016 dengan magnitudo 7,8 yang memicu tsunami kecil. “Gempa magnitudo 5,9 semalam yang bersumber di Investigator Fracture Zone (IFZ) di Wharton Basin Samudra Hindia, episenternya berdekatan … Baca Selengkapnya

BMKG imbau warga waspadai potensi karhutla di tujuh daerah di NTT

Kupang (CakrawalaRafflesia) – Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar mewaspadai potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh daerah yang tersebar di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Ada tujuh daerah yang berstatus sangat mudah terjadinya karhutla, yaitu Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, … Baca Selengkapnya

BMKG: Perairan NTT masih berpeluang dilanda gelombang 4 meter

Potensi gelombang tinggi tersebut juga masih berpeluang terjadi selama tiga hari ke depan (26-28 Mei) yaitu di Selat Sumba bagian barat dan Laut Sawu Kupang (CakrawalaRafflesia) – Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gelombang laut setinggi 4 meter masih berpeluang melanda sejumlah titik perairan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Gelombang … Baca Selengkapnya

Misinformasi! Tanaman Sri Rejeki beracun

Jakarta (CakrawalaRafflesia/JACX) – Sebuah informasi di Facebook menyebut tanaman hias dieffenbachia berbahaya karena beracun, terutama bagi anak-anak. Tanaman yang di Indonesia dikenal sebagai Sri Rejeki itu disebut sering dipakai anak-anak untuk bermain masak-masakan sehingga berisiko termakan dan berbahaya. Dalam unggahan yang muncul pada 13 Mei 2022 itu, terdapat pula foto tanaman Sri Rejeki dan seorang … Baca Selengkapnya

Perubahan iklim ubah perilaku masyarakat

Banjarmasin (CakrawalaRafflesia) – Orang tua dulu pasti masih ingat yang namanya “gabang” (bahasa Banjar) yakni selimut tebal untuk tidur malam, karena era tahun 70-an hingga 80-an, cuaca masih dingin, sehingga jika tak memakai selimut atau gabang pasti akan kedinginan dan sulit tidur. Bahkan di beberapa kampung kawasan pedalaman Kalimantan Selatan, misalnya Kampung Inan, Kecamatan Paringin … Baca Selengkapnya

Tujuh hektare lahan gambut di Nagan Raya Aceh terbakar

Nagan Raya (CakrawalaRafflesia) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan gambut, di kawasan Desa Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, kabupaten setempat. “Saat ini luas lahan yang terbakar mencapai tujuh hektare,” kata Sekretaris BPBD Nagan Raya, Said Nazaruddin, Rabu malam. Ia mengatakan upaya pemadaman kebakaran lahan gambut … Baca Selengkapnya

Negara Bagian Victoria di Australia akan pangkas emisi bisnis dengan kendaraan listrik

Semua bisnis di Victoria kini dapat memasang stasiun pengisian daya kendaraan listrik, dengan dana hibah sebesar 1,5 juta dolar Australia atau setara 1,06 juta dolar AS … Sydney (CakrawalaRafflesia) – Pemerintah Negara Bagian Victoria di Australia pada Selasa (24/5) mengumumkan sebuah program baru untuk mempercepat transisi kendaraan di Victoria menuju emisi nol. Semua bisnis di … Baca Selengkapnya

3 hari banjir, Wali Kota Pekalongan belum tetapkan tanggap daurat

CakrawalaRafflesia – Sebanyak 19 ribu jiwa warga Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terdampak banjir pasang air laut (rob) yang terjadi dalam tiga hari terakhir. Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Rabu (25/5), mengatakan belum menetapkan status tanggap darurat bencana karena belum memenuhi syarat-syarat tertentu. (Yusup Fatoni/Satrio Marwanto/Nusantara Mulkan)